( Baca Sumber Ahli nya )
Pernahkah anda mendengar alat penghemat listrik?apakah benar ada alat penghemat listrik? jawabannya adalah Ya, ada! alat ini biasanya tersedia di toko elektronik tertentu saja dan harganya pun cukup menguras kantong anda. apalagi jika penjualnya adalah agen sales dimana produknya adalah berupa alat penghemat listrik yang di MLM-kan. Kali ini kita bisa membuat sendiri dengan harga yang jauh lebih murah…

Lalu bagaimana cara kerja alat penghemat listrik ini sampai bisa ‘menghemat listrik’ ?? apa sebenarnya yang di ‘hemat’?? mungkin anda masih bingung tentang hal ini. intinya alat ini benar-benar bisa menghemat pemakaian listrik di rumah anda dari 10-25%. Cara kerja alat ini adalah hanya mengurangi besaran cosinus dari kurva arus AC yang akan terbaca pada alat ukur pengukur kilometer di rumah anda. Tahukan benda besar yang menempel di dinding luar rumah anda dan di atasnya seperti ada cakram yang berputar?? Nah, alat tersebut akan bekerja jika ada beban AC melintas melalui sensor berupa kumparan kawat untuk mengukur besarnya arus AC yang melewatinya. Atau teori ilmiahnya adalah bagaimana caranya agar kita bisa mereduksi sebesar mungkin puncak (peak dari besaran kurva AC (sinus-cosinus) agar terbaca sedemikian rendah.

Dalam dunia teknik elektro (karena saya adalah lulusan elektro), komponen yang berpengaruh terhadap arus AC adalah kondensator atau kapasitor dan lilitan atau induktor. yang dapat anda lakukan adalah mamfilter arus AC tersebut sebelum memasuki jaringan listrik di rumah anda. cara ini legal dan di perbolehkan oleh PLN sendiri karena kita sama sekali tidak akan mencuri sedikitpun listrik sebelum meteran penghitung arus yang menenpel di dinding luar rumah anda.

Lalu bagaimana cara membuatnya?? Buat seperti skema berikut ini…

Buat rangkaian di atas pada box plastik yang kuat dan pada. lebih baik dicor dengan gip’s atau semen agar daya panasnya terbuang dengan baik. Selanjutnya hati-hati jangan ada kabel listrik yang kena terhadap kaleng tersebut atau anda akan tersengat listrik. lalu hanya kabel ground atau masa (jika ada) yang di hubingkan dengan kaleng. semakin dekat letak pemasangan alat dengan kilometer maka semakin optimal kinerjanya. kemudian gunakan kapasitor dengan kualitas yang bagus, yang lebih mahal lebih baik (harganya sekitar 30 ribuan). untuk SW adalah MCB yang berfungsi sebagai pengaman jika terjadi korsleting akibat kapasitor.

Rangkaian diatas sangat mudah dibuat. jadi tidak ada alasan untuk tidak membuatnya. sekalian belajar.. dan… buktikan sendiri khasiatnya, dengan pemakaain daya rutin yang relatif sama. anda bisa merasakan penghematan sekitar 25%.

Jika ada kesulitan atau ada yang ingin ditanyakan silakan share disini. Selamat Mencoba

—————————————————————————————

Tagged with →  
Share →

11 Responses to Membuat sendiri alat penghemat listrik

  1. Ridwan says:

    Pak Joko yth,
    Apakah kapasitor 10uf itu berlaku untuk semua kapasitas daya terpasang, atau ada perhitungan lain untuk mendapatkan nilai kapasitor yang ideal?
    Trims. Ridwan, Bekasi.

  2. jokoblitar says:

    10 uf tersebut untuk 900-1300va, untuk kelipatannya bisa dilipatkan saja. mestinya ada hitunganya yang lebih detil dengan hitungan cos dan pi.

  3. dwi atmono says:

    Pak. Joko

    Apakah Capacitor non polar 10 uF dapat dibeli dipasaran dan berapa harganya ?

    Makasih.

    dwi atmono

  4. yudi says:

    asalamuaiku wrwb
    pak saya ingin tanya untuk capasitor dengan merek apa yang baik…
    dan berapa harganya …. tadi juga dijelaska untuk mengecor rangkaian alatnya apa tidak terjadi konselet nantinya….. dan ….. jika di pasang nenyatu dengan sekring apa kah boleh… terimakasihhhh….
    wasalamuaikum wr wb

  5. Nuryamin says:

    Pak joko,

    apa singkatan pada gambar J apa ?
    F5A Apa ?
    SW apa ?

    trimakasih

  6. jokoblitar says:

    J : Jeck ; semacam konektor;
    F5A = Fuse / Sekring 5 A
    SW = Swicth = Saklar

  7. jokoblitar says:

    Akan efektif untuk beban yang kapasitif : misal = pompa air, dinamo , dll; yang mengandung beban lilitan.

  8. wahyudi says:

    saya pernah mbuat yg pokoknya beban diparalel dengan kapasitor. faktor dayanya ( cos phi ) nya jadi bagus atau mendekati tsatu, tetapi kenapa arusnya malah naik? (kalau diperaga penjual, arusnya biasanya jadi urun, barangkali dikotaknya diberi lilitan yg panjang) apakah yg demikian ini juga bisa menghemat? bagaimana nalarnya? Kalau di industri dengan memakai kapasitor bank atau elektro flow ya memang, karena mereduksi besarnya kVArh yang oleh PLN dibatasi besarnya, melebihi ketentuan kena denda yg cukup besar. Tolong pak Joko dijelaskan nalarnya, kan bapak lulusan elektro. Tks.

  9. moel says:

    pak Joko kalau untuk yang 1200 w`atau lebih berapa nilai Capasitornya mengingat dirumah saya teganganya 1200 w….matur nuwun Pak

  10. skema rangkaian, circuit electronic, power amplifier, rangkaian elektronika…

    […]Membuat sendiri alat penghemat listrik – Bisnis Online, Wiraswasta Online, murah, gampang, efisien, pasar luas ….[…]…

  11. batik|grosir batik|grosir batik murah|pusat batik…

    […]Membuat sendiri alat penghemat listrik – Bisnis Online, Wiraswasta Online, murah, gampang, efisien, pasar luas ….[…]…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Spam protection by WP Captcha-Free